Sab. Feb 24th, 2024
Cara Melaporkan Penipuan Online Dan Tips Cerdas Menghindarinya

Ada banyak cara melaporkan penipuan online, baik itu dengan datang ke kantor polisi secara langsung membuat laporan maupun juga Anda bisa membuat laporan secara online. Memang pada dasarnya di era digital seperti sekarang ini masyarakat tidak bisa terlepas dari peran internet dalam kehidupan, termasuk diantaranya adalah untuk menunjang berbagai macam transaksi mereka, apapun sekarang sudah serba online atau digital.

Termasuk juga ada banyak modus orang-orang tidak bertanggung jawab untuk melancarkan aksi kejahatan mereka, tentunya dapat merugikan orang lain. Termasuk mungkin diantaranya adalah Anda yang bisa saja suatu saat akan menjadi korban jika seandainya tidak waspada. Karena terkadang hal yang ditargetkan mereka juga tidak kecil, melainkan dalam jumlah yang cukup besar atau banyak sampai dengan menguras isi rekening korbannya.

Untuk itu maka jika Anda menjadi korbannya jangan ragu untuk segera melaporkan, apalagi cara melaporkan penipuan online zaman sekarang juga mudah, ada banyak tempat yang dapat dituju, mulai diantaranya di Lapor.go.id, cekrekening.id, bisa juga ke kantor polisi langsung dan masih banyak lagi diantaranya.

Lebih dari itu penting juga bagi masyarakat yang pada dasarnya cukup aktif menggunakan perangkat elektronik dan dunia maya ini untuk tahu bagaimana caranya agar bisa terhindar dari tindak kejahatan tersebut, yaitu :

Cara Melaporkan Penipuan Online Dan Tips Cerdas Menghindarinya

  1. Jangan pernah membagikan kode OTP, hal pertama yang hendaknya Anda lakukan adalah jangan pernah membagikan kode OTP yang didapatkan dari SMS maupun email, biasanya untuk akses ke ebanking atau mungkin saat baru membuat aplikasi maka akan diberikan OTP ini. Karena dengan memberikan kode OTP maka Anda mempersilahkan orang untuk bisa meretas kode tersebut, tentunya hal semacam ini sangat meresahkan bukan.
  2. Memakai password yang aman dan kuat, setidaknya hindari memakai password tanggal lahir maupun juga angka berulang yang mudah untuk diakses, karena hal ini memungkinkan bagi orang lain bisa dengan mudah menebaknya. Password yang aman diantaranya adalah kombinasi antara huruf besar dan kecil, termasuk diantaranya juga harus disisipi dengan menggunakan angka, sehingga tidak akan mudah untuk ditebak orang lain.
  3. Jangan pernah membagikan data pribadi lewat sosial media, cara lainnya yang juga dapat Anda lakukan adalah menghindari membagikan data pribadi Anda, karena untuk seorang hacker yang profesional akan semakin mudah bagi mereka untuk membobol rekening Anda dengan menggunakan data-data pribadi yang mereka dapatkan seperti diantaranya adalah KTP, SIM, paspor ditambah dengan foto yang Anda miliki, jadi lebih mudah untuk disalahgunakan.
  4. Hindari mengunduh dan install aplikasi sembarangan, apalagi yang tidak ada di toko aplikasi resmi, karena tidak jarang juga diantaranya yang disisipi dengan virus, dimana virus ini dapat mencuri data pribadi Anda. Belakangan ini juga ada banyak aplikasi yang berjalan di balik layar namun dapat merekam setiap kegiatan yang dilakukan oleh korbannya, termasuk mereka akan dengan mudah akses internet banking yang dimiliki di ponsel, sehingga harus waspada.
  5. Memastikan untuk selalu log out setelah melakukan transaksi, ini juga termasuk hal yang sangat penting dilakukan, apalagi jika Anda baru saja masuk layanan mobile banking, karena jika tidak bisa saja ketika ponsel tersebut hilang atau dipakai orang lain, maka nantinya data yang Anda miliki akan diretas.
  6. Jangan mudah tergiur dengan tawaran-tawaran tidak masuk akal, misalnya adalah pesan yang mengabarkan bahwa Anda memenangkan hadiah dalam jumlah besar atau mungkin juga adalah mendapatkan undian, cashback dan lain sebagainya. Meskipun hal tersebut adalah modus penipuan yang sudah lama, namun masih banyak orang yang menjadi korbannya karena tidak berhati-hati.

Sekarang ini pemerintah tawarkan kemudahan cara melaporkan penipuan online, juga dukungan dari berbagai perbankan Indonesia yang bersedia untuk memblokir rekening dari penipu jika ada laporan masuk, misalnya adalah dari bank BCA. Tak hanya itu karena ternyata bank BCA ini sendiri juga menawarkan sistem pengamanan ekstra untuk layanan mobile banking mereka. Jadi nasabah akan menjadi lebih aman dalam bertransaksi, tak perlu ragu menjadi nasabah dari Bank BCA.

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *